From The Last to Second

“Berawal dari keterpaksaan menjadi sebuah kebanggan”, hal inilah yang mungkin dirasakan beberapa orang dari tim gerak jalan DJKN. Nama saya tercantum pada sebuah surat bersama 42 nama lainya, bahkan kami tidak tahu kenapa bisa muncul nama kami, tapi ya itulah ajaibnya. Jelaslah kesel, males, berat untuk berangkat. Terlebih untuk beberapa teman yang memang sibuk dengan pekerjaan. Memang nasib anak magang, candaan teman sedikit menghibur.

“Yang semangat! Ini pesan Pak Dirjen lho”, kalimat itu terngiang selama latihan. Betapa tidak, konon katanya pada perayaan hari Oeang ke-65 tahun lalu, kita benar-benar berada di posisi terakhir setelah Bea Cukai. Ditambah lagi, pada tahun ini lomba-lomba yang kita ikuti belum menyumbang juara. Langsung di-geber..!😀

Tiga hari pertama latihan bener-bener gak jelas, ngumpul wara-wiri ngalor-ngidul jungkir balik. Katanya sih lancarin PPB, tapi rasanya kayak cuma ngulang DTU. Yel-yelnya juga “Auh ahh auh ahh” haha, kita aja yg ngucapin gak paham, malu juga kalo pake yel itu. Alhasil dari 42 orang semakin berkurang. Satu hal yang bikin latihan kacau adalah orangnya gonta ganti. Padahal dalam lomba seperti ini poin utama adalah kekompakan.

Titik terang ketika seorang bapak-bapak dan seorang setengah pemuda, eh, anak muda kamsudnya menjadi pelatih kami. Terlihat semangat itu pun muncul di wajah teman-teman. Walau tiap siang dilewati dengan terik di lapangan tenis dan hanya ditemani kotak snack, latihan tetap lanjut.

Singkat cerita, tibalah pada hari puncak. Gak nyangka juga, anak-anak yang semula ogah-ogahan untuk latihan kini menjadi ogah untuk bikin malu instansi. “Gak perduli loe juara ato enggak, yang jelas loe harus lebih baik dari yang juara”, ucap Pipit, pelatih kami.

Daaan,, Alhamdulillah, bisa masuk juga tiga besar. Walau bukan yang pertama kita cukup puas. Bea Cukai sebagai Juara Pertama memang pantas menduduki posisi tersebut, menurut saya. Gerakannya rapi dengan konsep yang jelas. Kalo diliat-liat dari video ternyata ada yang salah juga, haha. Beda sama latihan, mungkin pada gugup kali ya..

Satu hal pelajaran penting yang dapat saya ambil, Jika kita memiliki sebuah keinginan dan tekad untuk meraih suatu hal dengan ikhtiar yang (kurang lebih) sepadan, InsyaAllah akan selalu ada jalan.🙂

Selamat Hari Oeang, Selamat Milad untuk Kementerian Keuangan dan seluruh orang yang hari miladnya sama. Hehe.. :p

Comments on: "From The Last to Second" (1)

  1. […] Sesampainya di rumah setelah perlombaan Gerak Jalan Hari Oeang. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: