Kemesraan Ini

foto bersama DJKN

” kemesraan ini, janganlah cepat berlalu..”

Sebait syair lagu yang tidak asing lagi. Terlebih untuk yang lebih senior,, #ups. Hehe. Ya itulah yang mungkin saat ini dirasakan sebagian besar teman-teman di Unit masing-masing yang memiliki kantor vertikal, termasuk DJKN di dalamnya. Lagi penempatan nih. Hihi. Dimulai dari saat-saat kami berkenalan dengan Instansi yang memiliki inisial persis dengan nama saya ini, hingga puncaknya malam ini kami berhasil kembali ke Jakarta dengan selamat dari Pendakian Umum di Papandayan.

Tak terasa, setahun lebih telah berlalu. Berbagai peristiwa telah silih berganti mengisi di setiap waktu yang bergulir dengan status kami sebagai magang-ers di Instansi ini. Saya akui, pada awalnya kami belumlah kompak, atau mungkin saya yang belum ‘mengompakkan diri’. Hehe. Namun, perlahan tapi pasti, rasa kekeluargaan ini muncul.

Saat-saat lucu dan polos kami mengikuti DTU, sesuatu yang tidak ingin kami ulang tapi rindu kami kenang. Games outbond dan khas ‘pembinaan’ yang mampu menguatkan dengkul dan betis secara serempak, membangkitkan kedongkolan, dan membuat mata kami rindu akan arti ‘merem’, haha.. Mulai dari jagain lilin, untung bukan ‘lilin yang dijagain di malam hari’, hingga gerakan-gerakan menjemur badan. Kemudian kegiatan yang masih satu rangkaian, DTSD yang penuh ceria. Gak ngerti kenapa ceria padahal sebenarnya kita disuruh belajar, haha.

Disela-sela jam kerja pun tak kalah kegiatan rutin futsal, jogging lapangan banteng, dan juga badminton. Bahkan klub fitness yang lengkap dengan instruktur Mister Jarot turut serta mengisi daftar aktivitas kami. Oia, saat ini klub ini lagi kesel karena udah berbulan-bulan renovasi ruang fitnessnya blm selesai, haha.

Aktivitas rutin diatas ternyata semakin meningkat saat kami berencana akan mengadakan pendakian ke Gunung Gede. Terutama klub fitnees, Mister Jarot jadi makin banyak followernya, :D. Akhirnya berangkatlah 13 manusia dan mengibarkan spanduk DJKN di puncak Gede.

Lebih serunya lagi saat kami berhasil meraih juara dua GJI di Hari Oeang. Sebenarnya biasa saja lombanya, tapi ada prestise lebih ternyata bagi Beliau-beliau yang membuat lomba ini terasa berbeda. Dan, baju kocak kita ternyata mampu membuat kita berbeda. Gak sia-sia juga latihan dengan mbak mas ipit yang bikin kami item,hehe. Kamu lelet, lelet, leleeet! Haha. Plus juara lomba upacara setelah BC, jika ditengok peserta upacanya adalah anak magang semua, :p

Dan satu hal yang takkan terlupa, Prajab. Tempat kami menumbuhkan semangat dan cinta #tsaah,, cinta tanah air maksudnya. Bisa dikatakan kami adalah pemecah rekor track record DJKN dan satu-satunya Instansi saat itu yang mengikut sertakan semua pegawai barunya serempak dalam satu gelombang. Wow, ruhnya mantebh banget. Hingga sekarang masih membekas semangat-semangat waktu itu. Bahkan saya mendapat kelas terhebat (bagi saya pribadi lho ya :p) Kelas B!. Ohya, tak lupa Tour Semarang kita turut menjadi penyemarak kebersamaan kita. Karena tak ada bahasan lain selain KNBC, haha.

Di akhir, mungkin perjalanan 3 hari kemarin adalah sesuatu yang menjadi penutup perjalanan magang kita. Papandayan dengan kawah belerang dan hutan matinya menjadi saksi bisu atas canda kita saat itu. Dan sekali lagi, kemseraan ini akan selalu kita kenang.

Saya jadi teringat pengalaman salah seorang Widyaiswara yang bercerita pada waktu prajab kemarin. Beliau sudah bekerja di sebuah Unit sejak tahun 1996 tetapi baru mendapatkan Ruh dan Jiwanya sebagai Pegawai di Unit tersbut di tahun 2001. Ada titik balik disitu. Sebuah proses yang panjang dan harus segera ditemukan puncaknya. Memang slogan yang selama ini kita elu-elukan, “bekerja dengan hati” bukanlah perkara mudah. Tidak serta merta ketika mendapatkan sesuatu, hati akan dengan mudah ikhlas menerima. Tidak semua orang mampu menerima dengan cepat. Dibutuhkan usaha dan kesungguhan dalam proses itu.

Kawan, semoga setiap kegiatan dan kebersamaan yang kita lalui dapat mengingatkan kita arti ikatan ini. Dan semoga setiap pengalaman dan ilmu yang kita miliki dapat menyadarkan kita arti penting kehadiran kita di dunia ini. Akhir kata, selamat berjuang, selamat bertugas, tetap semangat dan ikhlas! Semoga Allah senantiasa meridhoi. :)

“Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.” (QS 23:29)

About these ads

Comments on: "Kemesraan Ini" (8)

  1. Faraziyya said:

    judulnya typo bang
    kemesaraan -> kemesraan :-P

  2. semangat bang dol yang mau penempatan. ^^

  3. semacam ‘goodbye note’ yang nggak melow, haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: